Halo adek-adek!
Lagi kesulitan belajar gara-gara ga paham dijelasin guru?
Atau kalian sibuk organisasi atau lomba-lomba jadi sering ga masuk kelas?
Bisa juga kalian punya nasib yang sama dengan saya yang anak IPA tapi mau kuliah SOSHUM?
Tenang! Kalo jaman dulu kalian harus ikut les bimbel atau ngundang guru privat ke rumah yang pastinya mengeluarkan biaya yang ga sedikit. Sekarang kita harus pinter-pinter memanfaatkan kemajuan teknologi, salah satunya ya video belajar. Dulu aku cobain video belajar satu-satu dari youtube dan akhirnya aku memutuskan untuk pake Zenius Education ini! Kenapa? Oke pertama soal harga, Zenius ini paling murah loh 440.000 per tahunnya atau sebulannya 165.000. Kedua, kalian pasti udah sering denger kalau tentor di Zenius ini jelasinnya pake bahasa santai, ga kaku, dan yang pastinya mereka jelasin dari dasar dan konsepnya dulu jadi kalian bakalan paham. Materinya super lengkap, ada soalnya juga loh! Emang sih Zenius nih videonya nggak bergambar kayak ruang guru, quipper dan kawan-kawannya. Tapi menurut aku pribadi sih lebih enak di lihat dan ringkas soalnya kalo pake gambar-gambar justru kelamaan (aku sih anaknya emang ga sabaran kalo suruh nonton video lama-lama). Itu sih yang aku rasain selama pake zenius. Btw aku pake zenius cuma 2 bulan. 1 bulan waktu mau SBMPTN dan 1 bulan buat persiapan masuk STAN. Dan menurutku banyak banget materi yang keluar dari Zenius ini, karena emang tiap chapter di kupas tuntas sama mentornya. Itu aja sih review Zenius menurut aku. Kurang lebihnya mohon maaf!
Kamis, 25 Oktober 2018
Jumat, 21 September 2018
MAKANAN ENAK DI SEMARANG! WAJIB COBA!
Kuliner
Kota Atlas
Jika berkunjung ke Kota Semarang, jangan hanya menikmati tempat-tempat
wisata yang di miliki kota industri ini karena Semarang juga menawarkan berbagai
sajian kuliner yang dijamin membuat anda ingin menyantap semua hidangan yang
ada. Jika mendengar kata Semarang pastilah makanan yang terbesit dipikiran anda
adalah bandeng presto, lumpia, dan wingko babat. Padahal nyatanya, Semarang
memiliki makanan khas yang begitu banyak seperti kue ganjel rel, mochi, nasi
liwet, hingga tahu gimbal.
Untuk memperoleh berbagai makanan tersebut Anda dapat
langsung mengunjungi pusat oleh-oleh Kota Semarang yang terletak di Jalan
Pandanaran jika ingin praktis. Tapi jika Anda memiliki waktu luang berikut
adalah tempat yang saya rekomendasikan untuk membeli oleh-oleh, untuk bandeng
presto menurut saya yang terbaik saat ini adalah Bandeng Juwana di Jalan
Pandanaran atau di Jalan Pamularsih, Lumpia yaitu Lumpia Express yang ada di
Jalan Gajah Mada dan wingko babat Kereta Api yang lokasinya di sekitar Kota
Lama. Sayang sekali Saya belum bisa memberikan dokumentasi foto satu per satu
untuk oleh-oleh tersebut.
Selain mendatangi pusat oleh-oleh di Kota Semarang,
Segitiga Erlangga adalah tempat yang tepat jika ingin menikmati santapan khas
Semarang di siang hari. Letaknya tidak jauh dari pusat kota. Disana tersedia
berbagai menu dari bakso malang, siomay, es duren yang sudah melegenda, serta
makanan kebanggan Semarang yaitu tahu gimbal. Pada siang hari segitiga Erlangga
biasanya dipadati orang-orang yang sedang beristirahat seperti karyawan kantor
juga tidak jarang wisatawan datang untuk menikmati kuliner khas Semarang
disini. Di Segitiga Erlangga juga tersedia live music dari para musisi yang
memainkan alat music yang tidak biasa seperti bass betot.
![]() |
| Pusat Kuliner Simpang Lima |
Jika
ingin menikmati berbagai makanan Semarang pada malam hari, Simpang Lima adalah
tujuan yang tepat. Simpang Lima menyajikan pusat kuliner yang menunya beraneka
ragam mulai dari makanan biasa seperti nasi goreng, berbagai penyet, nasi rames
hingga makanan khas semarang seperti babat gongso, nasi ayam khas semarang,
hingga tahu gimbal.
![]() |
| Pos Polisi Simpang Lima |
Saat itu saya dan teman-teman bergegas ke Simpang Lima
untuk menikmati hidangan khas Semarang. Kami direkomendasikan oleh polisi setempat
mencoba hidangan Nasi Ayam yang letaknya di samping Matahari Mall Ciputra
setelah sebelumnya kebingungan saat hendak memilih tempat makan. Kami pun bergegas
kessana dan kondisi pembeli sudah ramai. Nasi ayam ini memang sangat digemari
masyarakat dan banyak didatangi wisatawan dari berbagai daerah.
Nasi ayam ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan nasi
liwet khas Solo. Komposisinya yaitu nasi, ayam kampung dengan pilihan sayap,
paha bawah, paha atas dan dada, telur bacem yang dipotong menjadi setengah
bagian, sayur jipang, krecek (kulit kerbau yang dimasak pedas), dan di lengkapi
dengan kuah santan. Nasi ayam ini buka sekitar jam 6 sore dan tutup saat
menjelang pagi. Konon katanya, semakin malam kuliner ini semakin banyak di
datangi pengunjung. Padahal harga yang ditawarkan bisa dibilang cukup menguras
kantong, terlebih untuk mahasiswa perantau. Satu porsinya dibandrol dengan
harga Rp24.000. dan untuk minumannya dihargai sekitar Rp5000,- Namun meski
harganya tidak ramah dikantong, pengunjung pusat kuliner Simpang Lima tidak
pernah sepi. Apalagi tidak hanya makan, wisatawan juga disuguhi suara merdu dari musisi jalanan yang silih berganti datang
Satu porsi nasi ayam ini tidak terlalu banyak dan kurang
mengenyangkan. Mungkin pas untuk perempuan,yang biasa makan sedikit atau sedang
diet tapi jangan khawatir kalian bisa request porsi ke penjualnya. Menurut saya
untuk ayam kampungnya sendiri kurang dimasak dengan baik sehingga masih terasa
sedikit alot. Untuk kreceknya sebenarnya sama rasanya dengan krecek yang biasa
ada di gudheg, sayur jipangnya juga di masak dengan enak. Dan yang menjadi favorit
saya adalah telur bacem. tidak terlalu manis, dan juga terasa gurih di lidah.
Untuk penilaian saya akan memberi nilai 8 dari 10 poin untuk nasi ayam ini.
Kamis, 20 September 2018
Kuliah Komunikasi Mau Jadi Apa?
Kuliah Komunikasi? Mau Jadi Apa
sih?
Kuliah di jurusan ilmu komunikasi? Masih banyak orang di
luar sana yang bertanya-tanya mengapa memilih komunikasi? Mau kerja apa
nantinya? Bukankah lulusan komunikasi hanya bekerja sebagai juru bicara? Begitu
kata salah seorang teman. Teman lainnya meragukan keputusan memilih jurusan
ini, menurutnya aku hanya terpengaruh saudaraku, yang kebetulan juga lulusan di
jurusan yang sama. Tentu hal itu ku bantah dengan tegas. Aku memilih komunikasi
Karena itu pilihanku, bukan karena orang lain. Ada banyak aspek yang akhirnya
menuntunku untuk memilih jurusan ini, tentunya setelah melalui proses panjang,
bukan hanya asal pilih.
Berawal dari kebingungan mencari jurusan, aku mencoba
untuk mencari informasi di Internet tentang jurusan-jurusan yang ada di kampus
idamanku saat itu yaitu Universitas Gadjahmada. Ku buat list panjang tentang
pilihanku itu beserta mata kuliah dan prospek kerjanya. Kebingungan itu tak
kunjung tuntas, banyak orang yang ku ajak ngobrol agar memberiku saran jurusan,
tapi ujung-ujungnya membuatku semakin bingung.
Dari tes
psikologi online, konsul bimbingan belajar, konsul keluarga, sharing dengan
teman hingga mengikuti program dari lembaga psikologi sudah ku jalani. Tapi
semua hasilnya condong mendorongku untuk memilih jurusan sosial humaniora. Di
situ aku semakin bingung, karena aku sebenaranya adalah lulusan IPA. Tapi
berkat keyakinan hati dan semangat dari orang-orang sekitar, aku memulai untuk
belajar IPS dari awal, di waktu yang singkat, kurang dari sebulan menuju SBMPTN.
Dari awal aku
memang fokus mempersiapkan SBMPTN. Bukan, bukan karena aku pesimis tidak akan
mendapat SNMPTN, tapi aku realistis. Memang nilaiku stabil, bahkan cenderung
naik. Prestasi aku punya, tidak hanya satu. Tapi masalahnya, aku adalah anak
pindahan. Percaya tidak percaya, hingga saat ini aku belum pernah tau ada anak
pindahan yang bisa lolos SNMPTN. Jadilah aku berfikir SBMPTN adalah jalan
satu-satunya yang aku punya. Karena untuk ikut Ujian Mandiri rasanya aku tidak
mampu karena biaya yang di keluarkan begitu besar.
Tapi hingga h-7 sebelum
pendaftaran SBMPTN ditutup, aku masih bimbang jurusan apa yang akan ku pilih.
Aku hanya tau aku akan memilih SOSHUM. Memang aku sudah ada gambaran jurusan
apa yang cocok buatku, mulai dari Manajemen, Psikologi, hingga yang terakhir
Komunikasi. Untuk meyakinkan hati, aku pun sholat istikharah supaya dapat
petunjuk. Awalnya aku memilih manajemen sebagai pilihan pertama dan kedua dan
komunikasi berada dipilihan terakhir. Tapi di detik-detik terakhir sebelum aku
submit, aku mengubah pilihanku menjadi Komunikasi dipilihan pertama dan kedua,
dan Psikologi dipilihan terakhir. Sampai sekarang aku juga tidak tau mengapa
bisa secepat itu berubah pikiran, tapi mungkin ini adalah jawaban atas petunjuk
yang selama ini ku tunggu.
Tapi bukan berarti aku gambling, asal pilih, atau sembarangan.
Karena menurutku Komunikasi adalah jurusan yang sesuai dengan passionku. Aku
suka menulis, dari dulu sekedar bikin komik, menulis cerpen, dan yang terakhir
ku tekuni adalah menulis puisi. Walaupun lama tidak menulis, dan tidak memiliki
skill tinggi dalam hal itu. Selain itu aku juga tertarik dengan dunia
fotografi, walau bisa dibilang aku sangat amatir. Asal memotret tanpa teknik,
yang penting hasilnya menurutku bagus. Tanpa editing, karena memang tidak punya
ilmu untuk itu. Oleh karena itu aku memilih komunikasi, untuk mengembangkan
passionku, mengasah skill, dan mendapat ilmu-ilmu tentang sesuatu yang memang
menjadi hobiku
Rabu, 19 September 2018
TEMPAT HITS DI SEMARANG
Semarang
dan Segala Pesonanya
Semarang memiliki daya tarik wisata
yang luar biasa dalam menggait wisatawan dari berbagai daerah untuk menyambangi
ibu kota provinsi Jawa Tengah ini. Berbagai sektor wisata dari kuliner, tempat
bermain, tempat ibadah, serta bangunan bersejarah lengkap tersaji dalam
indahnya Kota Atlas. Pemerintah Kota Semarang dan Jawa Tengah juga terus
mendukung majunya kota ini melalui pembangunan sarana dan prasarana supaya
nantinya pengunjung dari berbagai daerah dapat kenyamanan saat berwisata. Hal
itu diwujudkan dalam perluasan dan perbaikan jalan, perbaikan sarana
transportasi umum seperti BRT yang dapat menjangkau ke tempat-tempat wisata
serta, pemugaran bangunan bersejarah yang menjadi tempat wisata, dan mendukung
pembangunan tempat-tempat wisata baru di kota Semarang tercinta. Untuk lebih mengenal
tempat-tempat wisata tersebut saya akan membahas satu per satu destinasi yang
wajib kalian kunjungi saat berwisata di Kota Semarang
- Simpang Lima
Jika Jogja dan Solo mengenal Alkid,
Semarang pun punya Simpang Lima. Tidak jauh berbeda, Simpang Lima juga merupakan
pusat kota seperti Alkid. Simpang Lima menawarkan berbagai wisata seperti sewa sepeda dan mobil
lampu untuk mengitari dan menikmati pesona gemerlap Semarang di malam hari, atau wisatawan dapat sekedar duduk-duduk di lapangan sambil ditemani jajanan yang dijual pedagang keliling disana.
Tidak hanya itu, di Simpang Lima juga tersedia pusat kuliner yang siap menyajikan makanan yang super lengkap mulai dari nasi goreng, babat gongso, seafood yang terkenal akan kelezatannya, tahu gimbal kebanggaan masyarakat Semarang, dan juga nasi liwet ayam yang konon katanya terbaik di Kota Semarang. Meskipun harga yang ditawakan cukup mahal, masyarakat tetap antusias menikmati pusat kuliner ini sehingga tidak pernah sepi pengunjung apalagi di musim liburan. Dari Simpang Lima juga kita dapat melihat salah satu mall kebanggan masyarakat Semarang yaitu Mall Ciputra dan salah satu masjid terbesar di Semarang yaitu Masjid Baiturrahman.
Karena bingung memilih kuliner apa yang harus kita santap malam ini, kami pun memutuskan mendatangi pos polisi di sekitar simpang lima. Dan akhirnya disarankan untuk makan nasi liwet. Letaknya di samping matahari. Untuk makan disana sebaiknya siapkan uang lebih apalagi untuk mahasiswa perantau karena akan menguras kantong anda seketika. Untuk satu porsi nasi liwet ayam dihargai sebesar Rp24.000 dan untuk minuman dibandrol sekitar Rp5000
Tidak hanya itu, di Simpang Lima juga tersedia pusat kuliner yang siap menyajikan makanan yang super lengkap mulai dari nasi goreng, babat gongso, seafood yang terkenal akan kelezatannya, tahu gimbal kebanggaan masyarakat Semarang, dan juga nasi liwet ayam yang konon katanya terbaik di Kota Semarang. Meskipun harga yang ditawakan cukup mahal, masyarakat tetap antusias menikmati pusat kuliner ini sehingga tidak pernah sepi pengunjung apalagi di musim liburan. Dari Simpang Lima juga kita dapat melihat salah satu mall kebanggan masyarakat Semarang yaitu Mall Ciputra dan salah satu masjid terbesar di Semarang yaitu Masjid Baiturrahman.
Karena bingung memilih kuliner apa yang harus kita santap malam ini, kami pun memutuskan mendatangi pos polisi di sekitar simpang lima. Dan akhirnya disarankan untuk makan nasi liwet. Letaknya di samping matahari. Untuk makan disana sebaiknya siapkan uang lebih apalagi untuk mahasiswa perantau karena akan menguras kantong anda seketika. Untuk satu porsi nasi liwet ayam dihargai sebesar Rp24.000 dan untuk minuman dibandrol sekitar Rp5000
- Lawang Sewu
Ke Semarang belum sah jika belum
mendatangi salah satu bangunan bersejarah yang dibuat oleh Belanda tahun 1904 ini. Lawang Sewu diangkat dari bahasa jawa yang berarti pintunya seribu. Tidak ada yang tau jumlah pasti dari pintu disana, namun Lawang Sewu dipilih sebagai nama untuk menggambarkan banyaknya jumlah pintu di gedung peninggalan Belanda itu. Dari lawang sewu juga kita bisa menikmati pesona warna warni dan music
yang disuguhkan oleh Tugu Muda, monument ikonik dari Kota Semarang.
Tiket masuk ke Lawang Sewu relatif terjangkau hanya Rp5000 untuk anak & pelajar, Rp10.000 untuk mahasiswa atau dewasa. Sayangnya Lawang Sewu belum memiliki lahan parkir yang teratur sehingga akan sulit mendapat parkir di Lawang Sewu ketika musim liburan telah datang.
Lawang Sewu memang terkenal sebagai wisata horror yang biasa di datangi di malam hari. Namun tak jarang yang mendatanginya di siang atau sore hari
Di Lawang sewu kita juga dapat melihat berbagai foto dan peninggalan dari masa penjajahan serta menikmati museum kereta api. Foto-fotonya kebanyakan berupa foto kereta api dan stasiunnya, karena konon katanya lawang sewu ini adalah Kantor dari PT. Kereta Api Indonesia yang dulu namanya Djawatan Kereta Api Repoeblik IndonesiaSayangnya, akses ke penjara bawah tanah sekarang sedang di tutup. Tapi kita masih dapat menikmati kemistisan Lawang Sewu di berbagai sudut. Meski kini tidak se mistis dulu karena telah di pugar bangunannya menjadi lebih bagus.
- Kota Lama
Masih seputar wisata horror, Kota
Lama juga memiliki daya tarik tersendiri bagi pecinta wisata mistis. Bahkan
beberapa liputan televisi bergenre horor pun banyak meliput soal ke mistisan Kota Lama. Kota Lama juga dijadikan lokasi Shooting film ternama seperti Filosofi Kopi (Ben&Jody). Di
sisi lain, Kota Lama menyuguhkan keindahan bangunan bersejarah dengan
artistektur kuno yang memikat mata. Meski tembok-tembok bangunan sudah usang dan cat sudah hilang tergerus zaman, justru hal itu lah yang menjadikan tempat ini semakin estetik dan menjadi spot foto andalan
Orang banyak menyambangi Kota Lama di malam hari, tapi saat itu saya mendatangi Kota Lama di sore hari sehingga keadaan sekitar masih sepi. Meski begitu, malah kita lebih leluasa dalam berfoto karena biasanya di malam hari spot-spot foto yang menjadi andalan Kota Lama dipenuhi masyarakat.
Pada perkembangannya Kota Lama tidak hanya digunakan sebagai spot foto saja, kini telah banyak wisata yang dibuka disekitar kota lama seperti Museum 3D, Art Gallery, dan banyak kafe dengan view estetik yang bisa di nikmati. Selain itu pada malam hari kita juga dapat menikmati suasana Kota Lama sambil menikmati se-cangkir susu hangat di Angkringan Blendoek. Sayang sekali disana sedang dilakukan renovasi dan pemugaran sehingga kita tidak dapat leluasa menyusuri Kota Lama
Orang banyak menyambangi Kota Lama di malam hari, tapi saat itu saya mendatangi Kota Lama di sore hari sehingga keadaan sekitar masih sepi. Meski begitu, malah kita lebih leluasa dalam berfoto karena biasanya di malam hari spot-spot foto yang menjadi andalan Kota Lama dipenuhi masyarakat. Pada perkembangannya Kota Lama tidak hanya digunakan sebagai spot foto saja, kini telah banyak wisata yang dibuka disekitar kota lama seperti Museum 3D, Art Gallery, dan banyak kafe dengan view estetik yang bisa di nikmati. Selain itu pada malam hari kita juga dapat menikmati suasana Kota Lama sambil menikmati se-cangkir susu hangat di Angkringan Blendoek. Sayang sekali disana sedang dilakukan renovasi dan pemugaran sehingga kita tidak dapat leluasa menyusuri Kota Lama
- Klenteng Sam Po Kong
Di klenteng tersebut berdiri dengan kokoh patung Laksamana Cheng Ho seorang Laksamana beragama islam yang singgah pertama kali di Sampokong. Untuk masuk ke tempat wisata satu ini tiketnya dibandrol seharga Rp3000-Rp15.000
- Umbul Sido Mukti
Jika kalian penikmat kopi, wajib mencoba ke Pondok Kopi dan menikmati kopi hangat dan pisang coklat sambil bercanda gurau bersama teman atau keluarga di tengah dinginnya udara Bandungan. Bagi pendatang dari luar daerah, umbul sidomukti juga menyediakan villa dengan pemandangan yang menyejukan mata dan menenagkan pikiran
- Taman Bunga Celosia dan AyanaZ


Tidak jauh dari Taman Bunga Celosia, Kabupaten Semarang juga menyuguhkan wisata baru yaitu AyanaZ. Bagi yang suka hunting foto, wajib untuk datang kesini karena selain bisa melihat Candi Gedong Songo, AyanaZ juga menyuguhkan spot-spot foto kekinian yang sedang digemari kalangan muda saat ini.

Jadi bagaimana? Masih mikir-mikir mau wisata di Kota Semarang? Jangan ragu dan nikmati pesona Kota Atlas dengan mengunjungi tempat wisata-wisata yang luar biasa!
Langganan:
Komentar (Atom)




