BIOGRAFI SOETARDJO KARTOHADIKOESOEMO

Nama : Soetardjo Kartohadikoesoemo
TTL : Blora, 22 Oktober 1890
Agama : Islam
Nama Ayah : Kiai Ngabehi Kartoredjo
Nama Ibu : Mas Ajoe Kartoredjo
Nama Istri : Siti Djaetoen Kamarroekmini
Tahun
1909-1911 terpilih sebagai Ketua Cabang Budi Utomo. 19 Oktober 1911, diangkat
sebagai pembantu juru tulis di kantor Resident Rembang. 23 Desember 1911,
diangkat sebagai juru tulis jaksa, dan 5 bulan kemudian diangkat sebagai Mantri
Kabupaten & menduduki jabatan tersebut selama 19 bulan, kemudian diangkat
sebagai Assistant-Wedono.
1913,
Soetardjo naik pangkat jadi Assisten Wedono onderdistrik Bogorejo Blora. Ia pelopor
berdirinya koperasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saat
terbentuknya PPBB, ia ditunjuk sebagai wakil dan kemudian terpilih jadi anggota
Volksraad. Selama menjadi anggota, Ia berhubungan dengan para mahasiswa
Bestuuracademi.Soetardjo memperjuangkan dikeluarkannya pamong praja dari
Peraturan Gaji Regional yang merugikan & dimasukkan ke dalam Peraturan Gaji
Pegawai agar lebih pantas.Selama jadi anggota Volksraad Soetardjo juga
mengajukan banyak mosi demi kemajuan rakyat. Soetardjo berperan aktif dalam
pembuatan kebijakan, diantaranya Desa Ordonnantie
1941, Hof van Islamitische Zaken, Petisi Soetardjo, dan lain-lain
Saat
penjajahan Jepang, karena kemampuan dan pengalaman yang dimiliki, Soetardjo
diangkat sebagai pemimpin Departemen Dalam Negeri. Pada 17 Agustus 1945, Soetardjo
menghadiri upacara pembacaan proklamasi. Dan bertugas memberitahukan kepada
pemerintah militer Jepang tentang hal tersebut dengan didampingi oleh Mr.
Kasman Singodimedjo.
Pada
rapat PPKI 18 Agustus 1945, dibentuk provinsi & kementerian kabinet. Soetardjo
terpilih sebagai Gubernur Jawa Barat pertama. Menurut UU No. 1 Tahun 1945,
daerah Jawa Barat saat itu menjadi daerah otonom provinsi.
Sutardjo
merupakan tokoh nasional yaitu anggota Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP).
Selain itu ia pernah menjabat juga sebagai Ketua DPA.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar